2 Jenis Lingkungan Hidup dan Cara Melestarikannya

2 Jenis Lingkungan Hidup dan Cara Melestarikannya

GreenClean.id – Lingkungan hidup adalah suatu kesatuan ruang dengan segala benda, gaya, kondisi, dan makhluk hidup. Termasuk manusia beserta tingkah lakunya yang mempengaruhi kelangsungan hidup manusia dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya. Sebagai manusia, kita memiliki kewajiban untuk menjaga kelestarian alam atau lingkungan tempat kita hidup agar tetap nyaman. Seiring berjalannya waktu, alam semakin rusak akibat perilaku manusia yang tidak peduli dengan kondisi lingkungan.

2 Jenis Lingkungan Hidup dan Cara Melestarikannya

Banyak juga orang yang mengeksploitasi alam secara besar-besaran tanpa memikirkan dampak jangka panjangnya. Akhirnya keseimbangan alam terganggu, berbagai jenis hewan dan tumbuhan bisa punah. Tak jauh berbeda dengan generasi penerus, masa depan bisa jadi taruhannya karena kondisi alam berubah drastis. Inilah alasan mengapa kita harus memahami lingkungan dan bagaimana cara melestarikannya agar alam dapat terus menunjang kehidupan manusia. Lingkungan hidup ini sendiri terbagi menjadi dua yaitu lingkungan alami dan lingkungan buatan.

Lingkungan Alami

Lingkungan alam adalah lingkungan yang ada dan terbentuk dari proses alam tanpa campur tangan manusia dan terdiri dari sumber-sumber alam. Sumber alam ini meliputi ekosistem serta berbagai komponen fisik seperti unsur hayati. Dalam lingkungan alam, tingkat keanekaragaman makhluk hidup juga sangat tinggi. Contoh lingkungan alam ini antara lain pegunungan, danau, laut, sungai, rawa, dan hutan. Kelestarian lingkungan alam harus dijaga dengan baik, karena lingkungan ini merupakan penunjang kehidupan manusia.

Lingkungan Buatan

Lingkungan buatan sedikit berbeda dengan lingkungan alami. Lingkungan ini dibuat oleh tangan manusia dan telah direncanakan sebelumnya. Dengan bantuan teknologi modern lingkungan buatan diharapkan bisa berfungsi dengan baik. Tujuan dibuatnya lingkungan buatan ini adalah untuk menciptakan lingkaran baru yang cocok untuk ditinggali manusia. Contoh lingkungan buatan paling umum adalah pulau reklamasi. Pulau ini dibuat oleh manusia yang bertujuan untuk mengatasi masalah keterbatasan lahan.

Masalah Lingkungan Hidup

Seiring bertambahnya populasi manusia, masalah yang akan dihadapi semakin kompleks. Dan yang paling utama terkait pencemaran alam. Hingga saat ini pencemaran merupakan salah satu permasalahan yang belum mencapai titik puncaknya. Selain itu, manusia juga membutuhkan ketersediaan lahan untuk ditinggali, dan pada akhirnya mengubah lingkungan alam menjadi tempat tinggal. Nah perubahan secara tidak terukur ini menjadikan alam tidak seimbang dan merusak ekosistem.

Cara Melestarikan Lingkungan

Buang Sampah di Tempatnya

Langkah paling mendasar yang bisa kita lakukan untuk melestarikan alam adalah membuang sampah pada tempatnya. Ini kelihatannya sepele, tapi dampaknya sangat besar. Setidaknya dengan membuang sampah pada tempatnya, kita dapat mencegah banjir dan pencemaran air.

Rutin Membersihkan Lingkungan

Melestarikan lingkungan tidak hanya dengan melakukan hal-hal besar, tetapi bisa dimulai dari hal-hal kecil. Salah satunya dengan rutin membersihkan lingkungan agar tetap bersih.

Jangan membuang bahan berbahaya ke sungai

Ekosistem sungai merupakan salah satu sumber kehidupan manusia sehingga harus dijaga kebersihannya. Saat ini sering kita jumpai sungai-sungai yang tercemar bahan berbahaya sehingga menimbulkan bau tak sedap dan airnya tidak layak konsumsi.

Menghindari Penebangan Liar

Penebangan liar merupakan faktor utama rusaknya ekosistem hutan dan punahnya fauna dan hewan. Hal ini juga dapat memicu terjadinya longsor yang dapat melanda pemukiman manusia. Untuk memerangi pembalakan liar, ini dapat dilakukan dengan memulai penebangan selektif dan melakukan reboisasi hutan secara teratur.

Mengurangi Penggunaan Plastik

Belakangan ini banyak terjadi gerakan go green yang bertujuan untuk mengurangi penggunaan sampah plastik. Langkah ini tentu saja sangat baik untuk menjaga lingkungan. Karena memang faktanya sampah plastik membutuhkan waktu kurang lebih selama 50-100 tahun untuk dapat terurai secara alami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post